| Nama Proyek | : | Tenun Cepuk dan Rangrang |
| Sektor | : | Industri |
| Lokasi | : | Tanglad |
| Kecamatan | : | Nusa Penida |
| Desa | : | Tanglad |
Tenun Cepuk Rangrang memiliki ciri, pada lembaran kain tenunnya terdapat ruang-ruang kecil berlubang. Sementara motifnya juga beda dengan tenun-tenun hasil karya masyarakat Bali di kabupaten-kabupaten lain seperti dari Klungkung, Karangasem, Jembrana, Tabanan dan lainnya.Di samping desain berlobang dan motif yang berbeda, warnanya pun juga lebih cerah dari tenun lainnya, seperti mendominasi warna merah, orange dan ungu.
Tenun Cepuk Rangrang berasal dari kata Cepuk dan Rangrang atau disebut Cepuk bolongbolong. Cepuk bolong-bolong ini merupakan simbol transparansi. Industri dari kelompong ini sudah mulai berkembang berkat bantuan dan dukungan dari Bank Indonesia sebagai pembina dan antusiasme masyarakat Desa Pejukutan cukup tinggi.
Investasi pada kerajinan kain tenun Cepuk dan Rangrang di Nusa Penida sangat potensial, terutama dalam sektor ecotourism dan ekonomi kreatif. Peluang bisnis terbesarnya meliputi pengembangan pewarna alami organik dan pemasaran digital (storytelling) yang menyasar wisatawan global.