| Nama Proyek | : | Tahu Kedelai |
| Sektor | : | Industri |
| Lokasi | : | Gunaksa |
| Kecamatan | : | Dawan |
| Desa | : | Gunaksa |
Aktivitas produksi tahu dan tempe kedelai di wilayah perkotaan Semarapura serta Desa Gunaksa saat ini masih didominasi oleh pelaku usaha mikro skala rumah tangga dengan sistem manajemen keluarga konvensional yang belum memisahkan keuangan pribadi.
Menggunakan peralatan tungku kayu bakar yang kurang efisien, tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri sehingga memicu risiko pencemaran lingkungan sekitar, serta sangat rapuh terhadap guncangan harga komoditas kedelai impor.
Terbuka celah bisnis yang menjanjikan pada pembangunan mini-pabrik pengolahan kedelai modern yang higienis dan ramah lingkungan bersertifikasi, penerapan teknologi pengemasan vakum (vacuum packaging) untuk memperpanjang masa simpan produk tanpa bahan pengawet kimia, serta hilirisasi produk menjadi makanan sehat premium seperti tahu sutra organik, susu kedelai aneka rasa, dan camilan tinggi protein untuk menyuplai jaringan swalayan modern dan industri perhotelan di Bali