| Nama Proyek | : | Pande Gong |
| Sektor | : | Industri |
| Lokasi | : | Tihingan |
| Kecamatan | : | Banjarangkan |
| Desa | : | Tihingan |
Desa Tihingan memiliki keunggulan kompetitif absolut global sebagai sentra pengerajin alat musik gamelan dan gong tradisional Bali berkat kepemilikan keahlian khusus penempaan logam yang diwariskan secara selektif. Sisi lemahnya terletak pada aktivitas operasional bengkel kerja (pande gong) yang hingga kini masih menggunakan metode peleburan logam kuno berbahan bakar kayu atau batu bara yang menimbulkan emisi karbon tinggi dan membahayakan kesehatan pernapasan pekerja.
proses penempaan manual yang menguras fisik secara ekstrem, serta proses penyelarasan nada (nglaras) yang murni hanya mengandalkan kepekaan pendengaran sang empu tanpa adanya standarisasi alat ukur frekuensi akustik modern.
Peluang investasi hadir dalam bentuk modernisasi infrastruktur keselamatan kerja dan efisiensi energi melalui pengadaan tungku peleburan logam berbasis induksi listrik yang ramah lingkungan untuk menekan emisi karbon. Selain itu, terdapat potensi komersialisasi berupa standarisasi internasional kualitas akustik frekuensi nada gamelan menggunakan perangkat lunak digital khusus untuk kebutuhan ekspor ke universitas dan lembaga seni dunia, serta pengembangan paket pariwisata minat khusus berupa studi budaya (gamelan making & tuning tour) bagi akademisi, peneliti musik, dan wisatawan mancanegara.